• 16 August 2019
  • 13:55:16 WIB
  • By Admin

RAPAT EVALUASI DAN PENETAPAN TARGET

BPPRD Kab.Batubara. Telah mengadakan acara Sosialisasi tentang “Rapat Evaluasi dan Penetapan Target” di Aula Kantor Bupati di Lima Puluh , Senin, 17 Juni 2019.

Rapat dibuka oleh Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Batu Bara, Bapak Syafruddin Taslim dan Rapat dipimpin langsung oleh narasumber Bapak Rapolo Siregar,bersifat Forum Discussion Grup (FDG). Rapat ini merupakan lanjutan dari Rapat sebelumnya dan merupakan rapat terakhir bersama OPD terkait, mengenai Usulan Rencana Target Pajak dan Retribusi Daerah pada TA.2020.

Pembahasan di mulai dari ;

1. DINAS KESEHATAN Usulan Reribusi (PAD) untuk Tahun TA.2020 ; • Puskesmas target naik menjadi RP.300.000.000,- target sebelumnya 250.000.000,-secara rill nilai naik namun secara rumus turun karena acuanny adalah realisasi tahun sebelumnya. • RSUD target naik menjadi Rp.290.000.000,- target sebelumnya Rp.500.000.000,-, target turun karena setoran PAD BPJS RSUD tahun sebelumnya 10% darikleim BPJS, sedangkan tahun ini 10% dari biaya operasional. Kesimpulannya adalah total target Retribusi Dinas kesehatan yang akan di ususlkan untuk Tahun Anggaran 2020 yaitu Rp.90.000.000 turun dari tahun sebesar 60% dari tahun sebeumnya yaitu sebesar Rp.750.000.000,-. 2. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Ada 3 sumber Retribusi yang di kelola oleh Dinas Penanaman Modal da P2T, Yaitu ; • Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB),target IMB TA.2019 yaitu Rp.340.000.000,- dan sudah terealisasi sampai dengan bulan Juli sebesar Rp.208.216.638,-. Tahun Anggaran 2020 retribusi IMB ini akan mengalami kenaikan sebesar 20% dari Tahun Anggaran 2019. • Retribusi Izin Trayek, target izin trayek sebesar Rp.20.000.000,- dan belum terealisasi. • Retribusi izin gangguan / gangguan (HO), targetnya sebesar Rp. 390.000.000,-

Dari ketiga retribusi tersebut hanya retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB)yang menjadi penerima izin terbesar, yang diperoleh dari dua sumber yaitu, dari Dinas Pekerjaan Umum (pembangunan kantor/usaha) dan dari Dinas Perumahan dan kawasan Pemukiman yaitu dari pembangunan perumahan.

3. DINAS PETERNAKAN DAN PERKEBUNAN Jenis Retribusi dinas Perternakan dan perkebunan yaitu Tempat Pelelangan Ternak. Lokasi pasar Hewan atau tempat pelelangan ternak yang ada di Kab. Batu Bara berlokasi di Kecamatan Datuk Tanah Datar. Traget realisasi Retribusi tahun 2019 Dinas Peternakan sebesar 25.000.000,-.dan sampai bulan Juli 2019 realisasi masih 0%. Adapun Kendala yang dihadapi Dinas Petrnakan yaitu, Masyarakat Lebih memilih transaksi di luar Pasar Hewan langsung dari pada di pasar Hewan. Oleh karena itu Dinas Peternakan dan perkebunan membuat Upaya atau solusi agar Pasar Hewan ramai Kembali, yaitu : • Harus adanya sosialisasi ke masyarakat mengenai manfaat pasar hewan. • Tempat pasar hewan harus di benahi • Jasa pemeriksaan Hewan • Buat Peraturan Dinas agar hewan yang sehat dan cukup umur agar diberi sertifikasi untuk di perjual belikan.

4. DINAS LINGKUNGAN HIDUP Target Dinas Lingkungan Hidup tahun 2019 sebesar Rp.265.000.000,- sampai dengan bulan Juli sudah terealisasi sebesar Rp.202.740.000,-. Dinas Lingkungan hidup akan membuat beberapa retribusi WRS (Wajib Retribusi Sampah) pada masyarakat perkecamatan, dipilah berdasarkan karcis Rp.5000, Rp.10.000, Rp.15.000,- Rp.30.000,- dan Rp.50.000,- denganjumlah wajib pajak sebanyak 2684 (Dua Ribu Enam Ratus Delapan Puluh Empat). Dinas Lingkungan Hidup juga akan mengutip retribusi persampahan pajak / pajak harian sebesar 2000/hari.

5. KECAMATAN Pembahasan Pasar pada ke Dua Belas kecamatan dilakukan sekaligus berhubung ada beberapa kecamatan yang tidak hadir. Sebagai patokan Kecamata Talawi dan Kecamatan Datok Tanah Datar. Pada TA.2020 seluruh retribusi pasar akan diambil alih oleh / dipegang oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, akan tetapi tiap kecamatan tetap memberikat data pasar seperti, Layout/Denah Pasar serta potensinya, data pedagang , dan data Rumah makan yang berpotensi. Hal ini perlu agar dibuatnya empat komponen penting bagi penggunan pasar yaitu : • Dibuatnya SPSM ( surat perjanjian sewa menyewa) untuk pedagang yang ingin berdagang di pasar. • Dibuatnya Tarif Kios pada Pasar Los dan Kios. • Dibuat atau ditentukannya tarif kebersihan di tiap pasar. • Dibuat tarif pemakaian kekayaan daerah seperti Toilet Umum Adapun dengan beralihnya pasar ke Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah nanti memiliki tugas yaitu ; • Dibentuknya UPT (Unit Pelaksana Teknis ) di tiap Kecamatan. • Dibentuknya Aparat Kepala Pasar / Staff yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berada di kecamatan. • Adanya sosialisasi Peraturan Pasar yang baru kepada para pedagang.

6. SATUAN POLISI PAMONG PRAJA (SATPOL PP ) Satuan polisi pamong praja memohon pengurangan target retribusi TA.2020 yaitu retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran (Racun Api) dan meminta merevisi peraturan Daerah Kabupaten Batu Bara Nomor.10 Tahun 2010 tentang retribusi jasa umum.